Posting kali ini gakjauh soal sampah! Setelah beberapa waktu lalu saya posting tentang sampah di tempat wisata pantai Teleng Ria, kini giliran foto sampah di gunung Telomoyo yang baru saja saya kunjungi. Gunung Telomoyo sendiri adalah tempat wisata alam yang menghadirkan suasana yang tenang, alami, dan udara yang segar. Sayangnya, begitu sampai puncak gunung ini, malah ketemu Sampah…
.
Kisah Foto
Ketika foto bercerita...
Senin, 10 Desember 2012
Sampah di Gunung Telomoyo…
Minggu, 09 Desember 2012
Pesta Sex di Pintu Masuk Gunung Telomoyo?
Jangan ngeres dulu baca judul diatas
. Pesta sex yang saya maksud adalah coretan di loket pintu masuk wisata gunung Telomoyo yang berbunyi bertulis, tulisan kan gak ada bunyinya, jadi saya bilang bertulis
. Coretan di pos masuk gunung Telomoyo bertulis “Telomoyo Sex Party” yang artinya pesta sex di Telomoyo. hehehehe… Apa tulisan ini berarti kadang ada aktifitas seperti itu di gunung Telomoyo?![]()
Minggu, 02 Desember 2012
Galau? Galau Kepalamu….?!
Galau? Wah istilah yang udah ngetrend sejak beberapa waktu lalu hingga sekarang masih ramai digunakan. Entah kenapa saya agak risih dengar kata-kata galau, ciyus miapah dan berbagai kata-kata ‘asing’ lainnya. Sebenarnya, apa sih arti kata Galau? Galau menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah :
ga.lau
[a] ber.ga.lau a sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran)
Referensi: KBBI
Selasa, 27 November 2012
Mendaki Gunung Telomoyo…
Baru kali ini saya mendaki gunung sampai puncak. Gunung yang pertama kali saya taklukan adalah gunung Telomoyo
. Sebenernya sih gak pantes disebut mendaki, lha sampe puncak ada jalan beraspal dan berdanau jadi, untuk sampai puncak gak usah capek-capek, cukup bawa motor atau mobil trus ikutin tu jalan, tar nyampe puncak juga
. Sebagai informasi, gunung Telomoyo berada di wilayah kecamatan Getasan, kabupaten Semarang.
Gunung Telomoyo memang tak terlalu tinggi, deket situ juga ada gunung yang juga tak terlalu tinggi, yakni Gunung Andong. Saya bersama Bapak, Ibu dan Adek ponakan saya berangkat dari Boyolali menuju Telomoyo dan memutuskan untuk menyusuru jalan kecil hingga puncak. Meski jalan sudah diaspal, bukan berarti perjalanan mulus sampai puncak, ternyata ada beberapa spot jalan yang rusak parah, seperti gambar dibawah ini :
Kalo jalan kayak gini, yah lumayan bikin pegel ![]()
Kamis, 22 November 2012
Corat-coret Selalu Ada Dimana-mana ya?
Sejak jaman dulu, bangsa kita memang memiliki budaya tinggi. Hal ini terlihat sejak jaman dulu, bahkan sejak jaman kerajaan Hindu-Budha. Kerajaan-kerajaan masa itu memiliki kebiasaan yang sama, yakni membangun Candi sebagai tempat ibadah atau sebagai makam dan membuat prasasti yang menceritakan peristiwa dimasa itu.
Budaya ini pun masih ada dizaman sekarang, jika dulu orang bikin prasasti, orang masa kini bikin corat-coret. kalo corat-coret grafity sih gak masalah, malah keren, lha ini corat-coret yang gak penting aka Gazebo (Gak zelas bok!
). Corat-coret orang masa kini hadir di berbagai tempat dengan berbagai tema, seperti :
Eksis, biasanya nulis seperti ini: “Ani dan Budi pernah kesini”,”Dodot keren pernah kesini"”
Senin, 19 November 2012
Pacaran Anak Muda Jaman Sekarang… (III)
Setelah selesai bagian pertama dan bagian kedua, kini muncul bagian ketiga
. Saya sebenarnya bukan hobi ngintip orang pacaran lho ya, cuma tiap touring ke pantai atau ke tempat wisata yang masih sepi, selalu da fenomena seperti ini
, yah dari pada hanya lewat ya potret sajalah
. Foto bagian ketiga ini saya ambil di tempat yang berbeda dari tempat pertama (pantai Pok Tunggal) maupun tempat kedua (kawasan wisata candi cetho). Foto bagian ketiga ini saya ambil di pantai Watu Kodok, Gunung Kidul. Masih kurang jelas? cek foto dibawah :
Sabtu, 10 November 2012
Mie Rebus Atau Mie Goreng?
Mie goreng atau mie rebus? Posting ini bukan membandingkan mie rebus atau mi goreng, tapi share pengalaman soal mie instan. Mie rebus biasanya nikmat ketika cuaca dingin, nah mie goreng menurut saya lebih cocok pas kelaparan,hehehehe... Btw kadang saya iseng, mie rebus saya sajikan sebagai mie goreng dengan sedikit menambah kecap. Rasanya? Enak juga sih, cuma jadi lebih asin,hahahaha... Penasaran? Coba saja,hehehehehe...
Ada cerita lucu tentang mie rebus jadi goreng, hal ini dialami oleh bapak saya. Berawal ketika malam hari, bapak saya masak mie instan yang belakangan diketahui adalah indomie rebus rasa empal gentong. Awalnya bapak bilang saat membuka lemari makan,"mie rebus nya habis ya? Tinggal mie goreng."
Saya sih cuma diam, seingat saya, justru persediaan tinggal mie rebus. Tak lama, sepiring mie instan pun sudah ditangan bapak, dan beliau mulai menikmati mie instan...
"mie nya kok rasanya aneh ya?", kata bapak.
"lha bapak tadi masak mie goreng rasa apa?", jawabku.
"wah lupa tadi rasa apa, tapi kok gak enak ya? Kamu mau?" tanya bapak.
"mau pak, dari pada dibuang".
Saya pun melahap habis mie goreng jadi-jadian, walau rasa gak karuan, tapi kalo lagi laper, apa pun masuk, hahahaha...
Setelah mie habis, langsung deh ke dapur sambil cek tempat sampah untuk mengobati rasa penasaran, mie apa yang tadi dimasak bapak? Hehehehe... Ternyata adalah indomie rebus rasa empal gentong,hahaha., pantes aja asin banget, lha mie goreng jadi-jadian,hehehe...
